The Law of Magic: Sebuah Refleksi & Resolusi

Ternyata aku sudah empat (4) bulan tidak menulis di blog ini. Bukan tanpa sebab tetapi aku tidak seharusnya menjadikan sebab itu sebagai alasan; lagipula, sebab itu seharusnya tidak menjadi penghalang buatku untuk menulis sehingga tidak pantas aku menjadikannya sebagai kambing hitam. Ketika aku refleksikan, ternyata banyak hal yang “berantakan” semester ini; salah satunya, sebagian besar tugas kuliah harus aku selesaikan dengan susah payah, bukan karena susah tetapi karena tiga hal: pertama, aku tidak melakukan perencanaan; kedua, aku tidak bijak dalam memilih prioritas aktivitas; dan tiga, aku melakukan prokrastinasi. Alhasil, aku harus susah payah begadang untuk menyelesaikan sebagian besar tugas kuliah di semester ini; aku harus susah payah menjaga ketenangan emosi akibat pengerjaan tugas yang mendekati deadline; aku harus susah payah mencari-cari tanda tangan persetujuan dari dosen pembimbing mata kuliah akibat tidak pernah bimbingan; dan lain-lain. Suatu pengalaman yang tidak menyenangkan namun, mau tidak mau/suka tidak suka, aku harus menghadapinya karena itulah konsekuensi dari tiga hal yang sudah aku lakukan sebelumnya.

Oh ya, sebelum aku lanjutkan tulisan ini, aku ucapkan SELAMAT TAHUN BARU MASEHI 2014 & SELAMAT TAHUN BARU IMLEK (yang entah ke berapa); semoga segala sesuatu yang harus terjadi di tahun baru ini bisa terjadi sebagaimana mestinya; dan semoga kesadaran kita (manusia) makin selaras dengan kesadaran semesta & kesadaran-Nya. Tuhan selalu menyertai ciptaan-Nya dan memberikan apa yang menjadi bagian (jatah) dari ciptaan-Nya, tidak kurang/tidak lebih, serta tepat pada waktu-Nya (menurut waktu Tuhan).

Sesungguhnya aku tidak ada ide apapun ketika menulis kata demi kata ini; lagi-lagi, tidak ada perencanaan. Aku menulis sambil berpikir “apa yang hendak aku tulis?”, “apa yang hendak aku bagikan?”, “apa yang sudah terjadi dalam hidupku selama 4 bulan terakhir?”, “apa yang ingin aku capai pada semester yang baru (genap/4)?”, “apa..? apa..? apa..?”. Hmm.. aku cuma bisa BERSYUKUR, ya.. aku bersyukur atas penyertaan-Nya untukku selama 4 bulan terakhir; terutama karena, pada akhirnya, segala sesuatunya terjadi sesuai harapan–terselesaikan. Dan, satu lagi, aku telah mengalami “keajaiban” atas keyakinan yang (juga) susah payah aku pertahankan; meski nampak mustahil, segala sesuatunya terselesaikan–itulah keajaiban yang aku alami.

Aku tidak bisa mengungkapkan apa yang aku alami sebelum aku menyaksikan segala sesuatunya (pada akhirnya) terselesaikan. Hmm.. ketika aku menulis “pada akhirnya”, aku sadar, ternyata aku belum sepenuhnya mampu mempertahankan keyakinan diri. Keyakinan itu seharusnya tetap ada meski hasil akhir dari pengharapanku belum nampak (belum aku saksikan); keyakinan itu seharusnya selalu terjaga sedari awal & dalam prosesnya karena keyakinan itulah yang menentukan hasil akhirnya. Ahh.. aku jadi teringat sebuah tulisan milik Rumi; dia menyatakan bahwa “ciptakanlah akibat maka sebab-sebab akan mengikuti”–Rumi menyebutnya The Law of Magic. Ciptakan akibat/pengharapan, dan yakinlah (juga pertahankan keyakinan itu) bahwa harapan itu sudah kita dapatkan, maka sebab-sebab/keajaiban-keajaiban akan hadir melengkapi wujud nyata dari harapan itu. Meski belum sempurna dalam mempertahankan keyakinan itu, setidaknya, harapan yang aku ciptakan sudah aku alami. Sekali lagi, aku BERSYUKUR!

Makin yakin, makin mampu mempertahankan keyakinan, itulah yang jadi resolusiku di tahun baru ini. Akibat sudah aku ciptakan, tinggal menunggu sebab-sebab mengikutinya. Meski realitas belum nampak sesuai dengan akibat, bahkan, meski sebab-sebab belum nampak mengikuti akibat, aku belajar untuk mempertahankan keyakinan. Hmm.. itulah inti pengajaran Yesus tentang “cukup punya iman sebesar biji sesawi maka kita pasti mampu memindahkan gunung”. Namaste _/\_

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s