Cari Kehendak Tuhan Dengan Berdoa, thok?

Beberapa waktu lalu (13/03) saya membaca tulisan dari seorang kawan di Twitter.

Kemudian saya pun berusaha meresponi, dan terjadilah percakapan singkat di antara kami.

Ya, sejujurnya saya merasa kasihan kepada orang-orang yang menganggap kehendak Tuhan itu hanya bisa didapatkan ketika mereka berdoa. Padahal, menurut saya, Tuhan memberikan akal budi kepada manusia agar kita bisa memahami kehendak Tuhan melaluinya. Memang tidak salah bila kita mencari kehendak Tuhan melalui doa-doa yang kita panjatkan. Namun menjadi kurang tepat apabila kita terus menerus ingin “disuapi” oleh Tuhan, kapan mandirinya? Andai saya jadi Tuhan, saya senang bila manusia mau mencari kehendak Tuhan, namun sekaligus sedih bila manusia tidak bisa mengenal kehendak Tuhan.

Dalam keyakinan saya, Kristen, Tuhan mengaruniakan Roh Kudus untuk menuntun hidup manusia. Bertanya kepada Tuhan, “apakah kehendak-Mu?” bukan selalu dibalut dalam doa. Roh Kudus hadir kapanpun, dalam keadaan apapun juga, bahkan ketika kita menggunakan akal budi. Dan bukankah setiap hari kita (Kristen) dianjurkan untuk membaca Firman Tuhan? Dari pembacaan Firman Tuhan itulah kita bisa menemukan seperti apa kehendak Tuhan.

Atau jangan-jangan, ungkapan “doa dulu, cari kehendak Tuhan” itu sendiri merupakan bentuk defense-mechanism manusia? Atas kelemahan/kekurangan yang dia miliki karena tidak mampu mengambil keputusan, dan lain sebagainya. Bila itu yang terjadi, saya yakin Tuhan sendiri tidak akan senang dengan hal tersebut.

Akhir kata, belajarlah memahami kehendak Tuhan, mintalah Roh Kudus untuk selalu memperlengkapi dan memampukan kita, jelilah menemukan kehendak Tuhan dalam pembacaan Firman Tuhan kita setiap hari, dan jalanilah kehendak Tuhan tersebut melalui perkara-perkara kecil dalam hidup kita. Tuhan memberkati!

2 thoughts on “Cari Kehendak Tuhan Dengan Berdoa, thok?

  1. Menurut saya mungkin karena manusia sendiri terlalu dangkal menangkap apa yang tertulis di Alkitab, jd kata2 “berdoa mencari kehendakNya” pun diartikan mentah2.. Pdhl setau saya tidak ada org yg dpt duid banyak dr lotre kalo dy tdk berusaha beli lotre, tdk adaa org yg bisa kenyang kalo tdk berdiri mencari makanan. Manusia masih berpikir Tuhan bisa menurunkan roti mana dari langit seperti ketika jaman bangsa israel di padang gurun. Mungkin manusia masih perlu mendalami makna dr berdoa dan berusaha.. :D

    • Setuju, berdoa dan berusaha harus berjalan beriringan :)

      Tapi Tuhan bisa menurunkan mana dari langit pada jaman sekarang ini, ketika Tuhan menganggap manusia bener-bener membutuhkan mana itu (bener-bener butuhnya menurut Tuhan, bukan menurut manusia).

      Tuhan memberkati :)

      Salam,
      Adi “acong” Sujatmika

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s