Kesibukan Belakangan Ini: Belajar Membuat Brownies

Beberapa waktu lalu saya menyibukkan diri dengan aktivitas belajar membuat kue brownies. Hal tersebut saya lakukan bukan sekedar mengisi waktu luang. Saya memiliki sebuah angan-angan untuk membuat sebuah brownies sehat. Brownies yang bisa dimakan oleh siapa saja, bahkan bagi penderita diabetes sekalipun.

Ya, memang sekarang ini sudah beredar brownies yang bisa dikatakan menggunakan bahan-bahan adonan yang sehat, seperti tepung yang dipakai tepung gandum utuh, pemanisnya memakai gula aren, dll. Justru adanya produk brownies gandum itulah yang mendorong saya untuk belajar. Meskipun produsen brownies gandum menyediakan jasa pesan-antar ke seluruh daerah di Indonesia, biaya yang dikeluarkan untuk ongkos kirim akan sangat tinggi bila daerah tujuan jauh dari daerah prosuden. Belum lagi persoalan kesegaran dari brownies itu sendiri ketika harus dikirimkan ke luar pulau, yang waktu kirimnya bisa lebih dari dua hari. Dengan pertimbangan inilah saya berpikir untuk belajar membuat kue brownies yang menyehatkan seperti brownies gandum tersebut.

Saya memulai proses belajarnya dengan membuat brownies standart terlebih dahulu. Saya tidak memiliki latar belakang, pengetahuan, dan pengalaman sama sekali tentang membuat kue, oleh karena itu saya merasa langkah ini sudah sesuai. Dengan mempelajari pembuatan brownies standart saya bisa membiasakan diri dengan proses pembuatan brownies. Sehingga ketika saya mulai belajar membuat brownies gandum, saya sudah memiliki insting bak ahli brownies, tsah.. LOL.

Namun pada proses ini saja, saya banyak mengalami kegagalan hingga saat ini. Bagi saya, gagal bukan berarti tidak bisa, saya hanya belum menemukan kunci keberhasilannya, oleh karena itu saya masih akan terus mencoba dan mencoba. Dengan menjalani proses ini saya akan tahu bagaimana rasanya gagal, dan belajar menerimanya, sekaligus saya akan belajar bagaimana caranya bangkit dari kegagalan. Saya percaya saya mampu mengubah kegagalan ini jadi keberhasilan. Amin!

Akhir kata, mohon doa restunya. Tuhan memberkati!

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s