Sarjana, What Next..?

Setelah pada 30 Agustus 2010 saya resmi menjadi sarjana, saat ini saya bimbang akan melangkah ke mana. Banyak ide-ide bergelayutan, banyak juga masukan-masukan yang dijejalkan. Jika dikelompokkan dan diurutkan menurut skala prioritas, pilihannya antara lain: (1) entrepreneurship, (2) bekerja, dan (3) studi S2.

ENTREPRENEURSHIP
Berbicara tentang entrepreneurship, pada lahan inilah banyak ide-ide bermunculan. Di awali dengan keinginan untuk usaha kuliner. Keinginan ini sudah muncul pada tahun 2008. Ide awalnya, saya punya keinginan untuk menyediakan pemenuhan kebutuhan pangan yang tidak hanya enak tapi juga sehat, oleh karena itu terbersit ide untuk membuka usaha kuliner yang menyediakan healthy food. Tidak hanya itu. Karena mayoritas keluarga saya gemar membuat masakan mie melalui proses pengolahan yang manual, dari tepung terigu menjadi adonan kemudian mie, akhirnya muncul keinginan untuk mengkomersilkan hasil masakan tersebut. Tidak berhenti di sana. Setiap saya kembali ke kampung halaman, saya selalu merasa bahwa di sana kurang tempat nongkrong yang cozy, oleh karena itu muncullah ide untuk membuka cafe dengan konsep “warung kopi”, kalo di kota-kota besar bisa dikatakan seperti Excelso atau Coffee Bean. Bahkan muncul ide-ide selengekan seperti jual gorengan, bakso keliling, dll. Dan yang terakhir, setelah bertemu seorang pengusaha cireng di Bandung melalui salah satu situs jejaring sosial, saya berkeinginan untuk mencoba me-reseller usaha cireng tersebut ke Jawa Timur, khususnya Surabaya.

Kemudian muncul juga ide untuk usaha di bidang garmen. Ide tersebut terinspirasi dari salah satu VJ MTV di Indonesia, Daniel Mananta, yang tahun lalu mempromosikan produknya yang berjudul “Damn! I Love Indonesia”. Saya sendiri punya konsep yang tidak jauh berbeda dari Daniel, di mana saya ingin memproduksi pakaian-pakaian yang bisa dijadikan media promosi negeri ini. Selain itu, melalui produk ini diharapkan saya bisa turut andil dalam menumbuhkan kembali rasa nasionalisme anak-anak muda Indonesia, dan untuk mempertahankan budaya bangsa ini.

Dan baru-baru ini muncul ide untuk berbudidaya, entah itu pertanian, perkebunan, peternakan, maupun perikanan. Ide tersebut muncul karena celetukan mama, “kalo bisa tanam/pelihara sendiri enak”. Tidak lama setelah mama nyeletuk seperti itu, muncul sebuah ide dalam otak saya, “budidaya”. Memang terkesan impulsif namun saya sendiri merasa usaha budidaya begitu menjanjikan. Usaha kuliner semakin bertebaran, tentunya hal tersebut bakal sejalan dengan semakin tingginya kebutuhan akan pasokan bahan mentah. Inilah dasar berpikir saya.

BEKERJA
Saya membedakan entrepreneurship dengan bekerja pada kepemilikannya. Pada entrepreneurship kita menjalankan usaha milik kita sendiri, sedangkan pada bekerja kita menjalankan usaha milik orang lain. Sejujurnya, saya tidak terlalu tertarik bekerja, namun saya tetap mencoba memasukkan lamaran pekerjaan ke perusahaan-perusahaan yang sesuai dengan keinginan saya. Hal tersebut saya lakukan untuk memenuhi tuntutan orangtua dan saran dari kawan-kawan saya. Berkaitan dengan bekerja, saya hanya tertarik pada bidang HRM (Human Resource Management). Namun belakangan muncul ketertarikan dalam bidang Financial Consultant.

STUDI S2
Sebenarnya antara bekerja dan studi S2 bisa diletakkan dalam skala prioritas yang sama, namun bekerja menjadi unggul karena saat ini kebutuhan saya adalah mencari penghasilan. Untuk studi S2, orangtua sempat menawarkan kepada saya, ada juga beberapa kawan yang menyarankan, dan saya juga mendapatkan dukungan dari kaprodi S2 di kampus tempat terakhir saya studi. Studi S2 memang menarik perhatian saya karena hasrat untuk mempelajari ilmu dalam bidang di mana saya mendapatkan gelar sarjana. Selain itu, dengan menyelesaikan studi S2, banyak peluang entrepreneurship lain yang bisa saya jelajahi.

Demikian penjelasan singkat mengenai tiga tujuan yang hendak saya sasar setelah menjadi seorang sarjana. Hmm. Menjadi seorang entrepreneur masih menjadi prioritas utama, saya bermimpi bisa memiliki usaha saya sendiri. Jika pada akhirnya saya harus menjalani pilihan untuk bekerja atau studi S2, entrepreneurship tetap menjadi tujuan utama yang ingin saya capai.

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s