Maaf! (andai saja kamu bisa baca postingan ini)

Maaf, hanya itu yang ingin aku katakan padamu saat ini tapi kamu sudah mengatakan “jangan menghubungiku lagi” lalu apa yang bisa aku lakukan? hanya berharap kamu mau memaafkanku dan tidak membenciku.

Maaf, aku memang tega kepadamu karena aku tidak ingin kamu lebih sakit lagi, lebih baik kamu mengetahuinya sekarang daripada semuanya terlambat dan kamu menyesal.

Maaf, aku sudah menipumu selama ini bahkan menipu diri sendiri, aku tidak mencintaimu bahkan tidak pernah benar-benar mencintaimu.

Maaf, aku tak bisa lagi melanjutkan relasi ini, aku tak bisa lagi menjadi kekasihmu, aku tak mau kamu menyia-nyiakan cinta untukku yang tak mencintaimu.

Maaf, akhirnya aku harus berkata “aku tak mencintaimu”, aku hanya bisa menanggapmu sebagai adikku.

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s