Dekan Cup: 24 Mei 2008 – 2005 vs Allstar

DAMN..!!! Kita (2005) kalah lagi dengan skor 24-23, secara mental kita sudah kalah di pertengahan babak kedua.

Terjadi insiden kecil yang menjadi besar. Pada awalnya terjadi foul oleh Wayan kepada Mas Bro ketika defensive rebound dilakukan, itulah insiden kecilnya. Menjadi besar ketika tiba-tiba Mas Pekuk (nama aslinya Fajar), yang pada waktu itu sedang tidak bermain, masuk ke dalam lapangan dan ingin menghampiri Wayan, namun di tengah perjalanannya aku menghalangi, tetapi dua orang dari tim Allstar ada yang berhasil menjangkau Wayan, mereka adalah Mas Darma dan Mas …. (lupa :P), entah apa yang terjadi di sana waktu itu, aku tak tahu.

Yang bermain di babak pertama adalah: Iwan, Wayan, Martin, Hari, dan aku. Aku bermain penuh di babak pertama. Bukan karena aku pantas untuk bermain dari awal namun (menurutku) karena tim kami kekurangan pemain dengan tidak hadirnya Novan, Shooting Guard terbaik di angkatan kami. Lagi-lagi aku bermain buruk malam ini, performance-ku payah, padahal aku sudah tahu dimana posisiku, sudah tahu yang harus aku lakukan, tapi performance-ku tetap payah. Dua kali kecolongan waktu defense, walaupun akhirnya shoting-nya tidak menghasilkan poin tapi tetap saja kecolongan, tapi Iwan mengatakan nice defence padaku, “ngga salah ngomong ta Iwan?”, pikirku. Terlepas itu bener atau tidak, aku meningkatkan defence-ku, berusaha sekeras mungkin agar tidak ada pemain lawan yang lewat, dan berhasil, tidak ada pemain lawan yang lewat dari defence-ku. Tentang offense-ku, no point untukku. Sekali aku mencoba melakukan penetrasi melewati Mas Yuri yang berbadan besar namun gagal, babak pertama berakhir dengan keunggulan tim kami, skornya lupa :P

Babak kedua dimulai. Dipertengahan babak kedua terjadilah insiden yang aku ceritakan di atas, setelah insiden tersebut aku digantikan oleh Christian dan tak pernah dimainkan kembali hingga sisa 5 detik terakhir di babak keempat. Yang aku kerjakan hanya menonton pertandingan dari bench, melihat mental teman-teman mulai nge-drop, apalagi setelah tim lawan melakukan halfcourt press (defence man-to-man mulai dari tengah lapangan) :( Aku ingin bermain untuk menaikkan kembali mental teman-teman tapi kesempatan itu aku berikan kepada Andyka, yang akhirnya kesempatan itu tak pernah datang hingga 5 detik terakhir tadi. Akhir babak kedua, kami mulai tertinggal.

Permainan menjadi semakin keras dan menegangkan, kami kehilangan konsentrasi sehingga turnover banyak terjadi, dan pada akhirnya skor menunjukkan 24-23 untuk tim lawan, dan Wayan terkapar.

5 detik terakhir, turnover terjadi, bola ditahan pemain lawan, dan kami pun kalah..

One thought on “Dekan Cup: 24 Mei 2008 – 2005 vs Allstar

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s